Menjalankan ibadah naik haji memerlukan banyak persiapan untuk berangkat haji. Apalagi ibadah yang dilakukan di Tanah Suci, Mekkah dan Madinah, ini menjadi paripurna dari keislaman seorang muslim. Tak heran jika banyak orang berusaha keras untuk bisa menjalankan ibadah haji, lantaran hanya sehidup sekali dengan persiapan yang mumpuni. Untuk kamu yang sedang membuka jalan ke Tanah Suci, jangan lupa lakukan beberapa persiapan berikut ini.

Update Pengetahuan Ibadah ke Tanah Suci

Sembari menunggu giliran persiapan untuk berangkat haji, tak ada salahnya untuk memperbarui wawasan pengetahuan agama, khususnya tentang tata cara beribadah haji. Selain bisa datang ke pengajian, berguru pada ahli agama, juga mengikuti manasik haji yang memang diwajibkan beberapa bulan sebelum hari keberangkatan.

Persiapkan Fisik dan Kesehatan

Persiapan untuk berangkat haji yang tidak kalah pentingnya adalah persiapan fisik dan kesehtan. Perbedaan kondisi cuaca antara di Indonesia dan Arab Saudi, membuat calon jamaah haji perlu menyiapkan kondisi fisik dengan sebaik-sebaik. Selain mengatur pola makan, jadikan olahraga sebagai rutinitas harian. Kemudian, jangan lupa untuk memeriksakan kondisi kesehatan secara berkala. Dengan begitu, saat hari H tiba, baik fisik maupun kesehatan bisa siap sepenuhnya.

Tips Packing yang Memudahkan Perjalanan Haji

Setidaknya jamaah haji memerlukan 40 hari untuk menjalankan ibadah haji di Tanah Suci. Selama itu pula, diperlukan banyak barang guna mencukupi kebutuhan. Supaya tidak terlalu banyak membawa koper, cobalah menerapkan tips packing yang tepat. Misalnya saja, menggulung pakaian daripada melipat biasa agar koper bisa diisi dengan lebih efisein. Prioritaskan juga barang yang lebih penting untuk dibawa. Kamu bisa mempelajarinya dari pengalaman saudara dan kerabat yang sudah lebih dulu ke Tanah Suci. Selain itu, cobalah untuk packing jauh-jauh hari, sembari memastikan barang-barang yang penting telah terbawa.

Siapkan Pulsa Telepon dan Kuota Internet

Di era sekarang ini, komunikasi menjadi hal yang tak terputus begitu saja hanya sekadar beda negara. Pergilah ke kantor layanan operator telekomunikasi, untuk konsultasi atau bertanya tentang pilihan pulsa telepon terbaik yang tepat dibawa ke luar negeri. Atau, bisa pula membeli kartu SIM lokal Arab Saudi, untuk membeli kuota internet yang lebih murah. Setidaknya dengan begini, komunikasi dengan keluarga atau kerabat di rumah tetap terjalin secara lancar.

Menukar Uang Sebelum Keberangkatan

Jangan lupa untuk menukar uang Rupiah Indonesia dengan Riyal Arab Saudi. Penukaran bisa dilakukan di money changer atau bank. Hindari penukaran di waktu mepet, seperti saat keberangkatan di bandara. Selain bisa jadi kursnya lebih tinggi, juga khawatir stoknya tak memenuhi lantaran orang yang beribadah haji berjumlah ratusan ribu, bahkan jutaan. Di samping itu, bawa uang seperlunya, demi keamanan sekaligus kenyamanan saat menjalankan ibadah haji.

Untuk taracara ibadah haji/manasik secara sederhana akan si bahas lebih lanjut.

Kami Siap Membantu Anda
Read previous post:
Cara Pelaksanaan Puasa Syawal dan Pahalanya

Puasa Syawal mulai bisa dikerjakan dari tanggal 2 Syawal hingga akhir Syawal. Ustad Adi Hidayat Lc MA dalam sebuah video ceramahnya...

Close